admin-desa

Gelar Teknologi Tepat Guna XXIV Jadi Ajang Inovator Desa Unjuk Gigi

Menteri Desa PDT dan Transmigrasi (Mendes PDTT) A Halim Iskandar mengatakan beragam teknologi tepat guna (TTG) hasil inovator desa dan kelurahan akhirnya dipamerkan di Gelar Teknologi Tepat Guna Nusantara XXIV di PKOR Way Halim, Lampung. Hasil TTG ini sebelumnya sudah diseleksi lewat rangkaian panjang dari tingkat kabupaten dan kemudian tingkat provinsi.“Ini ajang tahunan para inovator desa untuk unjuk gigi, berpameran, hingga memasarkan teknologi tepat guna buatannya. Saya alami sendiri, selalu ada yang baru, yang greget, membuka pintu kemajuan lebih cepat bagi desa-desa se-Nusantara,” kata Halim dalam keterangan tertulis, Senin (5/6/2023) Sementara itu, Kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi Provinsi Lampung Zaidirina mengatakan bahagia atas terpilihnya Lampung sebagai tuan rumah. Menurutnya ini adalah suatu kehormatan dan bentuk kesuksesan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung.Dia melanjutkan kegiatan ini dimulai dengan digelarnya pasar rakyat dan panggung hiburang sejak 1 Juni 2023 di PKOR Way Halim. Nantinya, rangkaian acara Gelar TTG Nusantara XXIV akan berakhir pada 11 Juni 2023. Zaidirina menambahkan pada 6 Juni 2023 bakal digelar Gala Dinner untuk menjamu para tamu yang hadir dari 37 provinsi. Dalam kesempatan itu,para pemenang lomba tingkat Provinsi Lampung juga akan mendapatkan hadiah. Acara pembukaan akan dilaksanakan pada 7 Juni 2023. Pada kesempatan itu, nantinya para pimpinan lembaga tinggi negara akan diajak untuk mengunjungi stand pameran satu per satu. Lebih dari 150 stan teknologi tepat guna didirikan berbagai provinsi, swasta, SMK, dan kementerian,” sambung Zaidirina. Di sisi lain, Kepala Pusat Daya Saing Kemendes PDTT Helmiati Nuhung mengatakan pada pembukaan nanti renacanya akan dibuka langsung pimpinan lembaga tinggi negara. “Diikuti pengumuman pemenang sekaligus pemberian hadiah lomba TTG tingkat nasional,” terangnya.Diketahui, dalam gelaran ini akan disediakan ruangan temu bisnis antara para inovator dari desa dengan swasta yang memiliki minat luas pada teknologi tepat guna. Pada ruangan yang sama juga disiapkan konsultasi dengan Bengkel HAKI dari Kemendesa PDTT. Kemdesa PDTT akan memberikan dukungan penuh dan gratis bagi inovator desa untuk mendaftarkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) atas karyanya. Tak hanya itu, Kemendesa PDTT juga mendampingi proses untuk kebutuhan sertifikasi alat, paten teknologi, paten merk, indikator geografis, juga sertifikat benih varietas baru dari desa. Nantinya dalam panggung Gelar Teknologi Tepat Guna XXIV tidak akan menjadi wahana presentasi para inovator, swasta dan pemda yang teruji mendukungnya. Tidak lupa ada Andika Babang Tamvan, Ningrat Band, dan Tarian Kreasi Cak Culay yang bakal meramaikan panggung. Para peserta dari berbagai provinsi juga akan diajak berwisata ke Pantai Sari Ringgung, Kabupaten Pesawaran, Nantinya acara dilanjutkan mengunjungi Desa Cerdas di Desa Hanura.

Gelar Teknologi Tepat Guna XXIV Jadi Ajang Inovator Desa Unjuk Gigi Read More »

Bupati Klaten Buka Program TNI Manunggal Membangun Desa Tahap II di Beji

Bupati Klaten Sri Mulyani membuka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II di Desa Beji, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten. Dia berharap program ini dapat memperkuat soliditas antara POLRI, Pemda, dan masyarakat Dalam sambutannya di pembukaan Rabu (12/7) kemarin, dia mengapresiasi seluruh anggota TNI khususnya Kodim 0723 Klaten dan jajarannya yang telah bekerja sama mendukung pelaksanaan program tersebut.“Saya atas nama Pemerintah dan segenap lapisan masyarakat Kabupaten Klaten khususnya di Desa Beji menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih, matur nuwun kepada rekan-rekan TNI, POLRI, serta Pemerintah Desa Beji dan semua pihak yang terjun langsung membantu masyarakat dalam pembangunan fisik dan non fisik melalui Program TMMD Sengkuyung Tahap II ini,” kata Sri Mulyani dalam keterangan tertulis, Kamis (13/7/2023).

Bupati Klaten Buka Program TNI Manunggal Membangun Desa Tahap II di Beji Read More »

Pendamping Desa Dinilai Berperan Penting Dorong Kemajuan Desa

Pemerintah melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mengerahkan pendamping desa untuk menunjang perkembangan desa-desa se-Indonesia. Pendamping desa berhubungan langsung dengan para perangkat dan warga desa. Kepala Desa Pancuranmas, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah Yuni Puji Istiono menyatakan pendamping desa menginspirasi kemajuan-kemajuan di desanya. Kini, Desa Pancuranmas telah menyandang status Desa Mandiri. Hal itu disampaikan Istiono pada acara Refleksi Pendamping Lokal Desa Jawa Tengah di Stadion Bahurekso, Kendal, Jawa Tengah pada Rabu (17/5). Acara tersebut diselenggarakan Forum Komunikasi Pendamping Lokal Desa Jawa Tengah (FKPLD). Dalam kegiatan itu, Istiono dan beberapa kepala desa lainnya dipilih pendamping lokal desa Jawa Tengah sebagai kepala desa inspiratif 2023 menurut Forum Komunikasi Pendamping Lokal Desa Jawa Tengah (FKPLD). “Desa kami kini mendapat status Desa Mandiri, setelah mendapatkan pendampingan. Saat ini, pendamping desa juga menginspirasi kampung bola, sehingga bibit-bibit pemain bola dari desa sudah masuk Pelatnas,” jelas Istiono dikutip dalam keterangan tertulis, Jumat (18/5/2023). Kepala Desa Datar, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Darsah yang juga menjadi kepala desa inspiratif menuturkan pendamping desa mendorong terbitnya badan hukum BUM Desa Maju Sejahtera Datar yang mengelola wisata desa. “Kami segera bekerja sama dengan Kemendes PDTT agar wisata desa kami terpublikasi secara elektronik,” ungkap Darsah. Sementara itu, Kepala BPSDM Kemendes PDTT Luthfiyah Nurlaela menjelaskan pendampingan dilaksanakan secara berjenjang. Di pusat terdapat Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat atau TAPM Pusat. Di provinsi bertugas TAPM Provinsi. Di Kabupaten dan kota terdapat TAPM Kabupaten/kota. Di kecamatan ada pendamping desa atau PD. “Lalu di desa dinamakan pendamping lokal desa atau PLD. Mereka yang langsung berhubungan dengan pemerintah desa dan warga desa,” terang Luthfiyah. Lebih lanjut, Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Kemendes PDTT Ivanovich Agusta menyampaikan Menteri Desa PDTT A Halim Iskandar sejak awal menempatkan posisi tertinggi bagi para pendamping yang bertugas langsung ke desa-desa. Mereka dinamakan pendamping lokal desa atau PLD. “Sejak tahun 2021, pengelolaan PLD ditarik sepenuhnya di Kemendes PDTT, untuk memperlancar pengelolaan dan peningkatan kapasitas. Kini tidak ada lagi rekrutmen pendamping desa, kecuali hanya untuk PLD,” papar Ivanovich. Ketua FKPLD Aris Yudirianto menjabarkan bibit forum komunikasi PLD telah dimulai sejak tahun 2016. Selain berbagi informasi perihal kebijakan desa dan praktek pendampingan masyarakat, FKPLD juga mendorong peningkatan kapasitas pendamping desa. “Saat ini kami fokus pada dua hal, yaitu agar PLD tetap eksis kelak dalam pemerintahan yang baru, karena terbukti dibutuhkan desa. Selain itu, honor PLD sudah saatnya dinaikkan, gunanya untuk memperluas praktik-praktik pemberdayaan lintas desa,” ujar Aris.

Pendamping Desa Dinilai Berperan Penting Dorong Kemajuan Desa Read More »

51 Desa Rawan Kekeringan, Bupati Sumenep Minta Siapkan Langkah Preventif

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo (Cak Fauzi) menginstruksikan seluruh perangkat daerah agar bersiap menghadapi ancaman kekeringan. Menurutnya, perlu usaha preventif demi meminimalisasi dampak kekeringan.“Yang penting itu kebutuhan masyarakat yang harus diutamakan. Jadi saya minta seluruh OPD bersiap dengan upaya-upaya preventif,” kata Cak Fauzi dalam keterangan tertulis, Kamis (27/7/2023) Diketahui berdasarkan surat Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Surabaya tertanggal 30 Mei 2023, awal musim kemarau di wilayah utara dan tengah Kabupaten Sumenep diperkirakan pada April dasarian tiga dan di wilayah timur pada April dasarian satu. Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Sumenep Wahyu Kurniawan Pribadi mengatakan APBD Sumenep 2023 telah mengalokasikan dana sekitar Rp 98 juta yang digunakan untuk menyalurkan 334 tangki air ke titik distribusi. Adapun masing-masing tangki berisi 5.000 liter air bersih. “Penyiapan distribusi air bersih tersebut sebagai langkah antisipasi. Kalau ada desa (warga) yang mengajukan permohonan bantuan air bersih, kami akan langsung mendistribusikannya ke lokasi,” kata Wahyu.

51 Desa Rawan Kekeringan, Bupati Sumenep Minta Siapkan Langkah Preventif Read More »

Bupati Klaten Bareng Kapolres-Dandim Cek Pilkades di Desa Rawan Konflik

Bupati Klaten Sri Mulyani, Kapolres Klaten AKBP Warsono, dan Dandim 0723/ Klaten Letkol CZi Bambang Setyo Triwibowo mengecek pelaksanaan pilkades di Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara. Desa tersebut sebelumnya dinyatakan masuk zona merah atau rawan konflik dalam pelaksanaan pilkades. “Dari tahapan-tahapan sampai tadi malam saya melakukan pemantauan ke TPS-TPS atau desa-desa yang melaksanakan pilkades yang kemarin dizonakan kuning berjalan kondusif. Hari ini dilakukan pencoblosan juga berjalan dengan baik,” ungkap Sri Mulyani saat mengecek pencoblosan di Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara, Rabu (5/7/2023) siang. Sri Mulyani menjelaskan sejauh ini tidak ada temuan pelanggaran dari laporan daerah. Dinamika pilkades biasa terjadi di masyarakat tapi tidak ada yang krusial. “Dinamika pilihan kepala desa secara langsung ya adalah, tapi tidak ada yang krusial dan membahayakan. Ada insiden tapi langsung bisa diselesaikan dengan baik (di Desa Wanglu, Kecamatan Trucuk),” imbuh Sri Mulyani. Kapolres Klaten AKBP Warsono mengatakan secara umum coblosan berjalan aman dan lancar. Memang ada beberapa permasalahan tapi sudah bisa diselesaikan di tingkat panitia. “Ada permasalahan sedikit tapi bisa diselesaikan di tingkat panitia. Sesuai arahan Dispermasdes memang jika ada masalah selesaikan di tingkat panitia,” kata Warsono saat mendampingi Bupati. Rombongan Bupati, Kapolres, Dandim 0723/ Klaten Letkol CZi Bambang Setyo Triwibowo, ketua Pengadilan Negeri, Tuty Budhi Utami, Kajari dan Forkompimda sempat mengecek TPS. Setelah itu rombongan melanjutkan pengecekan ke Desa Barepan, Kecamatan Cawas. Sebelumnya diberitakan, pilkades serentak tahap pertama tahun 2023 di 67 desa di Klaten digelar Rabu (5/7) besok. Dari 67 desa terdapat satu desa yang masuk zona merah atau rawan konflik. “Ada satu desa zona merah, Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara. Tapi ini dinamika terus berubah, sejauh ini aman,” ungkap Bupati Klaten, Sri Mulyani usai apel pergeseran pasukan di Mapolres Klaten, Selasa (4/7/2023) siang. Menurut Sri Mulyani, dirinya bersama masyarakat Pilkades serentak tahap pertama tahun ini berjalan dengan aman. Kades yang terpilih diharapkan menjadi Kades yang amanah.

Bupati Klaten Bareng Kapolres-Dandim Cek Pilkades di Desa Rawan Konflik Read More »

Kepala Desa yang Sengaja Untungkan atau Rugikan Capres Bisa Dipenjara

Kepala desa yang sengaja membuat keputusan atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu bisa disanksi penjara. Ketentuan itu tertuang dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, khususnya Pasal 490. “Setiap kepala desa atau sebutan lain yang dengan sengaja membuat keputusan dan/atau melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu dalam masa kampanye, dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp 12.000.000,00 (dua belas juta rupiah),” bunyi pasal tersebut.

Kepala Desa yang Sengaja Untungkan atau Rugikan Capres Bisa Dipenjara Read More »

Dongkrak Perekonomian, Pemerintah Kawal Warga dalam Mengolah Potensi Desa

Kelompok desa binaan berhasil mengolah potensi desa. Namun, mereka masih kesulitan untuk melakukan pemasarannya. Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menekankan lewat Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD), terus berupaya mendongkrak laju perekonomian warga desa. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan memastikan serapan pasar terhadap produk kelompok desa binaan. Program ini digagas bersama Dana Internasional untuk Pembangunan Agrikultural (IFAD). “Pendekatan dalam pembinaan ini kita ganti pada pendekatan pasar. Jadi bersama fasilitator dari kabupaten, kita riset kira-kira kebutuhan masyarakat apa dan mampu tidak kelompok binaan ini memenuhi,” kata Institutional and Policy Analyst IFAD Rikola Fedri saat Supervisi program TEKAD, dalam keterangannya, Kamis (8/9/2023). Mereka melakukan supervisi, salah satunya dengan menyambangi Desa Papang Kecamatan Satar Mese Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Adapun persoalan yang dihadapi, sulitnya permasaran produk unggulan desa meski mereka mampu mengolah potensi desa. Hal tersebut menjadi keresahan di masyarakat, termasuk Kemendes PDTT bersama IFAD. Untuk itu, perlu dilakukan pendampingan serius mulai dari pengemasan hingga pemasaran.

Dongkrak Perekonomian, Pemerintah Kawal Warga dalam Mengolah Potensi Desa Read More »

Jadi Miliarder Gusuran Jalan Tol, Belasan Warga Muaro Jambi Beli Mobil Baru

Belasan warga Desa Muaro Sebapo, Kabupaten Muarojambi, Jambi mendadak membeli mobil baru.Fenomena sosial ini setelah mereka mendapatkan ganti untung hingga miliaran rupiah dari pemerintah pusat. Lantaran tanah, lahan, rumah dan tumbuhan yang berada di lingkungan lahannya dijadikan jalan tol Jambi-Betung (Trans Sumatera) di ruas jalan lintas Jambi-Palembang, KM 18. Salah seorang warga yang rumahnya mendapatkan ganti untung, Umi Kalsum mengaku tidak terbayang mendapatkan ganti untung hingga miliaran rupiah. ”Saya mendapatkan dua miliaran lebih,” ungkapnya, Selasa (25/7/2023). Baca Juga Ibunya Jadi Korban Gusuran Tol Semarang-Demak, Guru Besar UT Jakarta Tulis Surat Keberatan Dirinya juga mengaku sudah menggunakan rezeki nomplok tersebut untuk keperluan ibadah dan keluarga. ”Hasilnya, ada untuk beli tanah dan membangun rumah baru, beli kebun dan beli mobil untuk kerja suami,” kata penuh senyum semringah. Dari sepengetahuannya, yang nampak beli mobil baru di daerahnya ada tiga orang. ”Mungkin banyaklah, karena yang beli tidak ngomong-ngomong. Tahu-tahu di rumahnya sudah terparkir mobil,” tutur Umi. Tidak hanya itu, dia dan suaminya serta keluarga lainnya sedang mempersiapkan untuk ibadah umroh. ”Sebagian uangnya juga untuk ibadah. Rencananya mau umroh bareng keluarga,” imbuhnya. Dia juga berterima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah sehingga proses ganti untung jalan tol Jambi-Betung yang diterimanya berjalan lancar.” Kami sangat berterima kasih sekali, semoga menjadi berkah di dunia dan akhirat,” harapnya. Kepala Desa Cempaka, Muaro Sebapo, Kabupaten Muarojambi, Jambi menjelaskan lebih dari 140 warga yang mendapatkan rezeki proyek jalan tol ini. ”Kalau besarannya bervariasi, ada yang Rp2 miliar, Rp13 miliar hingga Rp19 miliar,” tandasnya. Dari pengamatannya, hingga saat ini hasilnya masih digunakan untuk keperluan yang positif. ”Dari pengamatan kami, masih digunakan secara positif, tanah dan rumahnya terkena jalur tol mereka membuat rumah sendiri, beli perkebunan sawit dan lain-lain termasuk beli kendaraan baru,” katanya. Sebagai perwakilan pemerintah daerah, dia mengucapkan selamat atas ganti untung dari proyek jalan tol Jambi-Betung. ”Saya berpesan agar uangnya digunakan secara optimal, maksimal untuk keperluan yang sifatnya positif dan gunakan secara investasi yang lebih baik dan jangan digunakan yang konsumtif, hedonis yang tidak jelas,” harapnya.

Jadi Miliarder Gusuran Jalan Tol, Belasan Warga Muaro Jambi Beli Mobil Baru Read More »

Sejumlah Rumah Warga Desa Batu Belubang Dihantam Angin Kencang

Sejumlah rumah warga Desa Batu Belubang, Kecamatan Pangkalan Baru, Bangka Tengah Provinsi Bangka Belitung (Babel) diterjang angin kencang, Jumat (14/07/2023) sekitar pukul 14.45 WIB. Kejadian itu sendiri terjadi akibat angin kencang disertai angin kencang, sehingga menimpa rumah warga Desa Batu Belubang. Kepala BPBD Provinsi Babel Mikron Antariksa mengatakan, pihaknya baru menerima laporan sementara dua rumah warga yaitu Jamila (66) dan Romadi yang diterjang angin puting beliung. “Data sementara dua rumah yang terkena angin kencang, keduanya warga Desa Batu Belubang dan saat ini para korban sudah mengungsi kerumah tetangga,” kata kepala BPBD Mikron Antariksa. Akibat dihantam angin kencang kedua dua atap rumah mengalami rusak parah seperti rumah Jamila atap sebanyak 8 keping dan Romadi 22 keping asbes.

Sejumlah Rumah Warga Desa Batu Belubang Dihantam Angin Kencang Read More »

Desa Ranupani

Desa Ranupani Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang. Ranupani merupakan daerah paling populer bagi pendaki gunung semeru. Berada dalam ketinggian 2100 mdpl, Desa ranupani adalah desa terakhir pendakian gunung semeru.  Setiap hari dengan mobil, jeep, dan motor, begitu banyak wisatawan yang menuju ke desa ranupani, baik dari arah malang maupun dari arah lumajang.  Desa ranupani terletak dengan batas sebagai berikut: Sebelah utara adalah desa ngadas, kabupaten malang. Sebelah selatan adalah desa burno, senduro kabupaten lumajang Sebelah barat adalah taman nasional bromo tengger semeru Sebelah timur adalah desa argosari senduro Terletak di kaki gunung semeru, mayoritas masyarakatnya adalah suku tengger, suku keturunan kerajaan majapahit. Dalam catatan sejarah Masyarakat suku tengger mendapat gelar kehormatan sebagai Tiyang Gajahmada yang berarti “masyarakatnya mahapatih gajah mada”. Desa ranupani sebelumnya merupakan dusun yang menjadi bagian desa argosari kecamatan senduro, kab lumajang. baru Pada tahun 2001 terjadi pemekaran wilayah dari desa argosari. Luas wilayah ranupani 35,79 km2 Yang terdiri dari tanah pertanian seluas 203,94 ha dan tanah pekarangan seluas 64,66 ha serta tanah lainnya seluas 3.309,15 ha. Jumlah penduduk desa ranupani pada tahun 2016 adalah 1.345 jiwa. Sehingga Kepadatan penduduk mencapai 38 jiwa/km2. Menurut rasio jenis kelamin terbagi atas 651 laki-laki dan 694 perempuan,  dengan jumlah rumah tangga 382 keluarga. rata-rata jumlah anggota rumah tangga adalah 3 orang. Angka kelahiran pada tahun 2016 di desa ranupani mencapai 25 jiwa, sedangkan angka kematian mencapai 21 jiwa. Kini ranupani sudah banyak berubah dengan melimpahnya hasil pertanian dan berubahnya menjadi desa wisata hingga membawa peningkatan taraf hidup masyarakatnya. Rumah warga masyarakat ranupani banyak yang berubah tidak lagi terbuat dari kayu, melainkan sudah bangunan modern. Banyaknya bangunan rumah tempat tinggal penduduk pada tahun 2016 adalah sebanyak 400 bangunan yang terdiri bangunan gedung 259 unit, 85 setengah gedung, dan 56 unit bangunan biasa.  Desa ranupani terbagi menjadi 3 RW, 7 RT, dan 2 dusun yaitu dusun besaran dan dusun sidodadi. Fasilitas kesehatan yang ada di ranupani adalah 1 puskesmas pembantu dan 2 posyandu. Sedangkan untuk Sarana ibadah di ranupani  masjid berjumlah 2, langgar/mushola 5, gereja 1, pure 1. Mayoritas pekerjaan  masyarakat desa ranu pani adalah seorang petani. Lahan pertanian dengan konsep terasiring sangat sejuk dipandang. Dari data yang terhimpun pada tahun 2016 terdapat komoditas andalan sayuran yaitu Produksi kentang 18.250 kwintal, bawang daun 24.480 kwintal, kubis 17.000 kwintal.  Desa ranupani memiliki tiga danau yang terkenal yaitu danau ranupani, danau ranu regulo, dan danau ranu kumbolo. wilayah ranupani yang masuk dalam kawasan taman nasional bromo tengger semeru membuat desa ini memiliki pemandangan alam yang sangat indah.

Desa Ranupani Read More »